Ayah…
Tanggal
12 Nopember entah bagaimana asbabul nuzulnya bisa dijadikan hari Ayah … yang
jelas pada hari itu banyak anak2 yang mengucapkan “Selamat Hari Ayah” untuk
ayahnya masing2… tapi aku gak pernah mengucapkan hal itu pada Bapakku … dan
tulisan ini sebenernya terinspirasi dari Hari Ayah tersebut..meski sudah telat
nulisnya its oke bagiku lebih baik telat mengungkapkan daripada tidak sama
sekali..hahhaha *kagak nyambung ya…*biarin… ^_^
Lewat tulisan
ini aku ingin mengungkapkan sosok seorang Ayah di mataku…
Ayah … aku
memanggilnya dengan sebutan “Bapak” dia adalah anak laki-laki dari kakek dan
nenekku ^_^ dan seseorang yang dicintai
ibuku pastinya.. Seseorang yang hebat bagiku… seseorang yang tidak akan pernah
menyakitiku… sosok yang selalu aku rindukan kala jauh darinya…
Masih
tergambar jelas diingatanku bagaimana dia bisa sangat berharga buatku.. dan
tentu saja aku memiliki banyak hal yang bisa aku banggakan dari sosok Bapakku…
Dia
adalah orang yang membiarkan aku menang dalam permainan waktu aku kecil tapi
dia juga tidak ingin aku membiarannya menang ketika aku sudah besar…
Orang
yang meyakinkanku untuk melakukan hal-hal mustahil seperti berenang sendiri
setelah dia melepaskan pegangan tanganku…
Dia akan
memberikanku tempat duduk terbaik dengan mengangkatku dibahunya ketika pawai
lewat..
Ia
selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar uang sekolahku tiap semester,
meskipun aku tidak pernah memikirkan bagaimana ia mendapatkannya.
Dia orang
yang paling bangga ketika aku menunjukkan prestasiku
Dia akan
mengatakan tidak apa-apa ketika aku kehilangan apa yang aku harapkan.
Dia
orang yang selalu mengajarkanku disiplin waktu ketika ada orang yang sedang
menungguku..
Dia orang
yang selalu mengajarkanku untuk bersikap rendah diri dan selalu menyuruh untuk
bersyukur
Dia
orang yang selalu mengingatkanku untuk selalu menjaga niat karna Allah dalam
melakukan sesuatu..
Dia orang
selalu memarahiku ketika melihatku bercanda yang terlalu berlebihan dengan
temanku..
Dia
orang yang selalu berpesan untuk “Hati-hati,.. jaga diri.. dan banyak doa”
Iyaaah…kalo
digambarkan semua sosok tentang dia mungkin tidak akan pernah habis.
Hal yang
sampai sekarang masih kusesali karna pernah melihatnya menangis disamping
ranjang tidurku ketika aku sakit…pasti dia lebih merasakan sakit ketika
anak2nya sakit…
Aku juga
menyesal ketika teringat aku pernah marah sama dia, hanya gara2 dia melarangku
keluar malam untuk janjian bersama teman2ku… hemmm waktu itu masih SMA masa2
dimana lagi seneng2nya ngumpul sama teman2… emang sih permintaan ijinku untuk
keluar malam sama teman tidak mendapatkan penolakan … ya diijini tp dengan
syarat tidak boleh berangkat sendiri artinya dia yang akan mengantarku …
kebayang bagaimana rasanya dibulli teman2 dikatain anak papa… disitulah aku
marah.. aku tidak menyadari kalo itu adalah salah satu wujud sayangnya padaku..
Dalam sudut
pandang agama memang orang yang harus paling
dihormati adalah Ibu, ibu, Ibu baru ayah… tapi kata ustad agama beberapa hari
yang lalu memang yang paling dihormati adalah Ibu tapi yang lebih berhak dekat
dengan anaknya adalah Ayah .. bahkan di dalam Alquran-pun dicritakan lebih
banyak contoh kisah kedekatan anak dengan Ayahnya daripada dengan Ibu… tapi
jarang sekali artikel ato wacana tentang seorang Ayah… lebih sering dijumpai
gambaran tentang sosok Ibu…mungkin dimata anak2nya seorang Ibu lebih lembut
sehingga lebih menyentuh dihati.. ^_^ padahal kalo kita ingat2 sosok Ayah juga
tak kalah penting peranannya dalam kehidupan kita…
I miss u my dad... selalu sehat ya disana... :'( maaf kalo anakmu selalu menyusahkanmu... belum bisa bahagiakanmu.. Alhamdulillahi jaza kallahukhoiro untuk apa yang telah engkau berikan...
salam sayang dan rinduku untukmu...
Father is a daughter first love. :)
BalasHapus:) tengkyu...
BalasHapus