Salam rinduku untukmu Ibu
“Bu,
apa kabar? Semoga iman selalu tertanam di dalam dadamu, Semoga taqwa senantiasa
mengiringi hari-harimu. Semoga kebaikan selalu menyertaimu, dimana dan kapanpun
kau berada.”
“Bu,
apakah kau sudah makan pagi ini? Menu apakah yang kau masak dan sediakan untuk
dirimu dan adik-adikku? Ah, jika bicara makanan, aku pasti ingat akan dirimu.
Karena kau adalah koki paling hebat di dunia ini. Sekalipun hanya bayam, bawang
merah, bawang putih dan cabe, namun kau bisa menyulapnya menjadi makanan yang
penuh cinta, full kasih, sarat sayang. Sehingga aromanya adalah nikmat,
rasanyapun mantab. Tak ayal, sederhana yang nampak luar biasa. Dan kini, aku
sungguh merindukan luar biasanya masakanmu itu.”